Evaluasi kurikulum dilaksanakan terkait dengan banyaknya perubahan-perubahan yang terjadi pada kebijakan pendidikan nasional khususnya penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi, antara lain dengan terbitnya UU No. 12 Tahun 2012, PP No. 4 Tahun 2014, dan Permenristek Dikti No. 44 Tahun 2015.. Fenomena permintaan pasar (pemangku kepentingan) terhadap lulusan, seperti misalnya beberapa ketentuan terbaru adanya persyaratan penerimaan pegawai/SDM dari prodi yang minimal Terakreditasi B ( rekrutmen PNS, BUMN, Kepolisian, Perbankan, dan sebagainya ), menjadi salah satu persoalan pentingnya meningkatkan mutu akademik. Kebijakan Revisi kurikulum pada Prodi di Unham telah pernah dilakukan, yaitu pada tahun 2007, dan terakhir dilaksanakan tahun 2012, dan saat ini ( 2019 ) sedang berjalan untuk proses Rekonstruksi Kurikulum berdasarkan Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Tahun 2016 yang diterbitksan oleh Direktorat Pembelajaran, Ditjen IPTEK & DIKTI, serta Surat Edaran Direktur Pembelajaran Kemristek Dikti, diratifikasi menjadi Pedoman Penyusunan Kurikulum Program Studi Jenjang Sarjana di Universitas Amir Hamzah dan tertuang juga dalam Kebijakan Pengembangan dan Pemutakhiran Kurikulum Program Studi.

Peninjauan & Rekonstruksi Kurikulum pada Tahun 2019 ini, akan diberlakukan pada tahun 2020 yang akan datang, dengan melibatkan seluruh pimpinan Universitas, Fakultas, dan Program Studi. Struktur, Isi Kurikulum, dan Sebaran Mata kuliah Program Studi akan mengacu kepada Capaian Pembelajaran dan Berbasis KKNI, serta tuntutan peraturan yang baru lainnya, dan berorientasi masa depan baik dari segi keilmuan, teknologi, maupun sosial dan budaya, yang difasilitasi dalam suatu rapat Peninjauan Kurikulum pada tingkat Fakultas dan Universitas. Peninjauan kurikulum dilakukan karena adanya perubahan nomenklatur matakuliah wajib nasional ( MKU/MPK ) serta penyesuaian dengan kondisi dan situasi serta tuntutan kompetensi lulusan pada setiap prodi yang dikelola oleh Unham serta ketentuan pemerintah ( Kemristekdikti selaku stakeholders ), sebagaimana SK Rektor Unham dan dokumen perubahan kurikulum sebelumnya.